Situs Salon, Minggu (10/11/2013), mengatakan, ada 10 keanehan tentang kelamin pria:
1. Mr P terbesar
Penis
terbesar di dunia medis yang sudah diverifikasi memiliki panjang 34,5
sentimeter (cm) dengan lebar 15,9 cm. Sementara vagina rata-rata 3-4
inchi (7,6-10,2 cm).
2. Efek Lorena Bobbit
"Ketika Lorena Bobbit memotong kelamin suaminya, ia menelurkan fenomena di seluruh dunia," kata penulis buku God’s Doodle: The Life and Times of the Penis, Tom Hickman.
"Di Amerika, dan dari China hingga Peru,
kasus yang meniru mulai terjadi, dengan Thailand menjadi pusatnya yakni
pada akhir milenium, lebih dari 100 kasus telah dilaporkan ke polisi
Thailand," katanya.
3. Panik masturbasi dan sunat
"Raja Louis XVI
dari Prancis disunat karena kulupnya terlalu sempit yang menyebabkan
prosedur itu menjadi tren di kalangan bangsawan," kata Hickman.
Tapi,
apakah yang membuat sunat umum di kalangan kelas menengah di abad
ke-19? Ternyata, di kedua sisi Atlantik sedang heboh masturbasi. Menurut
dokter, menghilangkan kulup membantu pencegahan masturbasi dan
menyembuhkan ngompol serta kondisi lain.
4. Penis bisa patah
"Setiap tahun setidaknya 200 orang Amerika dan pria Inggris 30 dan 40 tahun mematahkan penis ketika ereksi," tulis Hickman.
Sebagian
melakukannya selama hubungan seks yang kasar. Tapi, ada beberapa kasus
anggota tubuhnya patah disertai dengan suara retak. Lantas apa obat
untuk penis patah? Istirahat enam minggu di kasur dengan sebuah bidai
penis.
5. Ukuran besar peselingkuh
"Penelitian
testis yang lebih sosiologis menyimpulkan pria dengan testis besar
cenderung lebih tak setia, sebaliknya dengan pria bertistis kecil," kata
Hickman.
Dengan demikian, Hickman menganjurkan wanita yang
mencari pria untuk hubungan jangka panjang, miliki orchidometer, alat
medis yang dirancang untuk mengukur bola.
6. Ejakulasi rendah kalori
Menurut Hickman, semen (air mani) mengandung sedikit kalori. Ini hampir sama dengan secangkir bayam segar.
7. Daging merah
Daging dan produk susu bisa menghasilkan rasa air mani yang menyenangkan.
8. Sebelum viagra, ada `bola` monyet
Dulu
tak ada iklan Cialis, tepi ada transplantasi bola monyet. Untuk
menyembuhkan impotensi, dokter mulai bereksperimen dengan
xenotransplantation : pembedahan transplantasi testis dari kambing ,
simpanse, dan babun untuk pria.
"Ribuan orang di seluruh dunia
pada tahun 1920 melakukan operasi memanfaatkan apa yang dikenal sebagai
kelenjar monyet," kata Hickman. Tapi, itu tak bekerja.
9. Janin bisa ereksi
Ini benar dan scan USG membuktikan. "Begitu banyak bayi laki-laki menyapa dunia dengan ereksi dan seksolog William Masters dalam buku kebidanan tertantang mencoba untuk memotong tali pusar sebelum itu terjadi," ujar Hickman.
10. Setiap penis adalah klitoris
Ini serius, Hickman menjelaskan setiap penis dalam rahim dimulai dengan klitoris sebelum hormon seks di otak menjadi lelaki.
Penis
masih mempertahankan warisan kewanitaannya, kulit bawah yang gelap,
tipis, dan berkerut, yang dikenal sebagai raphe, yang ada dari skrotum
ke anus. Ini adalah sisa dari perpaduan bibir vagina.
Selasa, 12 November 2013
Waspada Bila Ibu Hamil Mendengkur Tiga Hari dalam Seminggu
Para ibu hamil yang mendengkur lebih dari tiga hari dalam satu minggu
hati-hati. Menurut penelitian, ada kemungkinan bayi akan lahir prematur
dan berat badan bayi rendah. Dikutip Health, Senin (11/11/2013), penelitian yang dilakukan University of Michigan
Health System melibatkan 1.673 wanita hamil, dan hasilnya diketahui 35
persennya mengaku mendengkur saat tidur dan dua pertiganya saat
melahirkan memiliki bayi dengan ukuran kecil.
Menurut para peneliti sebaiknya para ibu menghilangkan kebiasaan mendengkurnya untuk membantu mengurangi masalah kesehatan bayi. Penelitian tersebut diterbitkan 1 November dalam Journal Sleep yang mengatakan dengkuran ibu saat hamil mempengaruhi kesehatan bayi.
"Mendengkur selama kehamilan mempengaruhi kesehatan ibu dan anak, walaupun hanya sedikit data yang membuktikan tetap diperhatikan," kata profesor di U - M Sleep Disorders Center yang juga Profesor di Kebidanan dan Ginekologi, Louise O'Brien.
Sebuah studi sebelumnya yang dipimpin oleh O'Brien menemukan wanita yang mulai mendengkur selama kehamilan berisiko tinggi pre eklampsia.
Kondisi itu tekanan darah ibu semakin meningkat dan berisiko bayi prematur. Mendengkur adalah tanda utama dari sleep apnea obstruktif yang dapat diobati dengan menggunakan continuous positive airway pressure ( CPAP ).
"Para ibu sebaiknya mengobati mendengkur karena jika tidak bayi yang lahir akan kecil dan berisiko ada gangguan kesehatan lainnya saat tumbuh," kata O'Brien.
Menurut para peneliti sebaiknya para ibu menghilangkan kebiasaan mendengkurnya untuk membantu mengurangi masalah kesehatan bayi. Penelitian tersebut diterbitkan 1 November dalam Journal Sleep yang mengatakan dengkuran ibu saat hamil mempengaruhi kesehatan bayi.
"Mendengkur selama kehamilan mempengaruhi kesehatan ibu dan anak, walaupun hanya sedikit data yang membuktikan tetap diperhatikan," kata profesor di U - M Sleep Disorders Center yang juga Profesor di Kebidanan dan Ginekologi, Louise O'Brien.
Sebuah studi sebelumnya yang dipimpin oleh O'Brien menemukan wanita yang mulai mendengkur selama kehamilan berisiko tinggi pre eklampsia.
Kondisi itu tekanan darah ibu semakin meningkat dan berisiko bayi prematur. Mendengkur adalah tanda utama dari sleep apnea obstruktif yang dapat diobati dengan menggunakan continuous positive airway pressure ( CPAP ).
"Para ibu sebaiknya mengobati mendengkur karena jika tidak bayi yang lahir akan kecil dan berisiko ada gangguan kesehatan lainnya saat tumbuh," kata O'Brien.
Minggu, 06 Oktober 2013
Warkop DKI, Menyentil Orde Baru
Jakarta, C&R Digital - Warkop lahir dengan semangat untuk menyentil Orde Baru lewat bahasa komedi. Ini bisa dilihat dari para personelnya yang rata-rata para aktivis kampus militan. Personel awal grup lawak ini -- Rudy Badil, Kasino, Nanu, Dono, dan Kasino -- saling berpegangan tangan, saat Perdana Menteri (PM) Jepang Kakuei Tanaka akan mengunjungi Indonesia 1973. Kala itu, sang PM akan bertemu dengan Presiden Soeharto untuk membicarakan masalah investasi Jepang di Indonesia.
Pada saat itu mahasiswa di Perkampungan Mahasiswa Universitas Indonesia (UI) di Cibubur, Jakarta Timur, sedang melakukan konsolidasi. Di acara tersebut Kasino, Nanu, dan Rudy Badil terlihat mengatur acara supaya ramai dan tidak menjenuhkan. Ide penentangan Tanaka sendiri berawal saat berlangsungnya diskusi di UI pada Agustus 1973. Pembicaranya Subadio Sastrosatomo, Sjaffruddin Prawinegara, Ali Sastroamidjojo dan TB Simatupang. Mereka mendiskusikan soal peran modal asing.
Saat sedang sibuk mengatur para mahasiswa UI, tak disangka Temmy Lesanpura, mahasiswa UI yang juga Kepala Program Radio Prambors Jakarta, menemui Kasino, Nanu, dan Rudy Badil. Ia menawari ketiganya untuk mengisi acara di radio swasta yang digemari anak muda Ibu kota itu. Ketiganya setuju. Namun mereka masih bingung apa nama acara itu. Setelah berdiskusi panjang, akhirnya mereka temukan nama acara itu : “Obrolan Santai di Warung Kopi”.
Warkop DKI, Terkenal Jahil
Jakarta, C&R Digital - Miing
pernah dikerjain Dono. Pagi-pagi petugas kamar hotel mengetuk pintu
kamarnya. Miing membuka pintu. “Ini pesanan asinan dan acar,” kata
petugas itu. Miing kaget. Tapi terpaksa disantap juga. Tak lama
kemudian, telepon hotel berbunyi, terdengar suara Dono dengan
mengatakan. “Ing, asinan ama acarnya enak enggak,” ujar Dono sambil
tertawa dan menutup teleponnya.
Sebagai pelawak dan akademisi, Dono punya kebiasaan bangun pagi di mana saja ia berada. Usai bangun, Dono akan jalan-jalan di lingkungan sekitar ia tinggal. Tak lupa, kamera yang bergelantungan di lehernya mengambil gambar kehidupan masyarakat. Kamera itu tak pernah ketinggalan dari sisi Dono.
Sementara Kasino, dikenal orang yang cukup care. Ia memperhatikan kebutuhan Warkop. Kasino banyak memberikan saran dan pendapatnya. Ia juga terbilang cerewet untuk soal penampilan, termasuk pada Miing yang hanya asisten. “Kasino pernah minta saya makai jas. Ia langsung ngasih jasnya merek Prajudi. Bayangkan saja, jas yang terbaik saat itu ya merek Prajudi,” ujar Miing.
Dari beberapa artis cantik yang pernah main di film Warkop, Kiki Fatmala di antaranya yang merasa bangga bisa terpilih sebagai gadis warkop. “Terlibat di Warkop, punya kebanggaan sendiri. Pokoknya, semua artis saat itu selalu membicarakan film mereka. Tidak mudah bisa main di Warkop,” ujarnya.“Belum lengkap jadi artis, kalau belum main sama Warkop. Bayarannya paling tinggi, nama artis akan mudah melonjak. Cara kerjanya, juga enak,” sambungnya.
Warkop di mata Kiki, kelompok yang gaul dan tidak kaku. Semuanya serba tidak serius. Dari tiga anggota Warkop, yang paling konyol adalah Indro. Sedangkan Dono dan Kasino, lebih banyak serius. Hanya sesekali saja becanda. Biasanya, saat istirahat syuting, mereka sering main kartu. Pihak yang kalah diolesi arang. Pas sutradara teriak syuting, tak jarang mereka membiarkan saja dengan alasan sedang nanggung. Kalau sudah seperti ini, sang sutradara yang akhirnya mengalah.
Sebagai pelawak dan akademisi, Dono punya kebiasaan bangun pagi di mana saja ia berada. Usai bangun, Dono akan jalan-jalan di lingkungan sekitar ia tinggal. Tak lupa, kamera yang bergelantungan di lehernya mengambil gambar kehidupan masyarakat. Kamera itu tak pernah ketinggalan dari sisi Dono.
Sementara Kasino, dikenal orang yang cukup care. Ia memperhatikan kebutuhan Warkop. Kasino banyak memberikan saran dan pendapatnya. Ia juga terbilang cerewet untuk soal penampilan, termasuk pada Miing yang hanya asisten. “Kasino pernah minta saya makai jas. Ia langsung ngasih jasnya merek Prajudi. Bayangkan saja, jas yang terbaik saat itu ya merek Prajudi,” ujar Miing.
Dari beberapa artis cantik yang pernah main di film Warkop, Kiki Fatmala di antaranya yang merasa bangga bisa terpilih sebagai gadis warkop. “Terlibat di Warkop, punya kebanggaan sendiri. Pokoknya, semua artis saat itu selalu membicarakan film mereka. Tidak mudah bisa main di Warkop,” ujarnya.“Belum lengkap jadi artis, kalau belum main sama Warkop. Bayarannya paling tinggi, nama artis akan mudah melonjak. Cara kerjanya, juga enak,” sambungnya.
Warkop di mata Kiki, kelompok yang gaul dan tidak kaku. Semuanya serba tidak serius. Dari tiga anggota Warkop, yang paling konyol adalah Indro. Sedangkan Dono dan Kasino, lebih banyak serius. Hanya sesekali saja becanda. Biasanya, saat istirahat syuting, mereka sering main kartu. Pihak yang kalah diolesi arang. Pas sutradara teriak syuting, tak jarang mereka membiarkan saja dengan alasan sedang nanggung. Kalau sudah seperti ini, sang sutradara yang akhirnya mengalah.
Warkop DKI, Tingkah konyol
Jakarta, C&R Digital - Setiap
pentas di luar kota, Miing selalu sekamar dengan Indro. Dono sekamar
dengan Kasino. Selama sekamar dengan Indro, Miing selalu berebutan soal
alat pendingin kamar. Indro, kata Miing, selalu menginginkan ruangan
dengan pendingin. Sedangkan ia sendiri tak tahan. ”Soalnya saya orang
kampung yang enggak biasa pakai AC,” kata Miing.
Suatu hari di hotel Surabaya, Jawa Timur, Indro ingin tidur. Ia hanya mengenakan celana dalam dan kaos. AC dinyalakan. Miing tak tahan. Ketika Indro sudah terlihat mendengkur, diam-diam Miing mematikan AC. Ketika hawanya tidak dingin, Miing baru bisa tidur. Namun belum lama terlelap, Indro terbangun dan diam-diam menyalakan AC lagi. Begitu bolak-balik.
Cerita lain, ketika pesawat baru mendarat di Surabaya, Miing demam. Kupingnya terasa panas. Dalam kamar hotel, badannya menggigil. Demam tinggi. Selimut tebal menutup tubuhnya. Dalam kondisi itu, Indro malah menghilang dari kamar. Miing kaget. Pelan-pelan ia ke luar kamar. Dari balkon tangga hotel, ternyata Indro ada di lobi hotel. Sedang merokok dan ngobrol dengan pegawai hotel.
Sambil teriak dan tertawa, Indro mengatakan. “Saya takut kamu entar mati di kamar. Terus, saya yang yang kena jadi saksinya,” kata Indro. Miing kesal tak kepalang. Miing bersaksi, Dono berbeda dengan Indro. Dono adalah sosok yang serius dan sulit diajak komunikasi. Tapi sekali bicara, ternyata enak.
Suatu hari di hotel Surabaya, Jawa Timur, Indro ingin tidur. Ia hanya mengenakan celana dalam dan kaos. AC dinyalakan. Miing tak tahan. Ketika Indro sudah terlihat mendengkur, diam-diam Miing mematikan AC. Ketika hawanya tidak dingin, Miing baru bisa tidur. Namun belum lama terlelap, Indro terbangun dan diam-diam menyalakan AC lagi. Begitu bolak-balik.
Cerita lain, ketika pesawat baru mendarat di Surabaya, Miing demam. Kupingnya terasa panas. Dalam kamar hotel, badannya menggigil. Demam tinggi. Selimut tebal menutup tubuhnya. Dalam kondisi itu, Indro malah menghilang dari kamar. Miing kaget. Pelan-pelan ia ke luar kamar. Dari balkon tangga hotel, ternyata Indro ada di lobi hotel. Sedang merokok dan ngobrol dengan pegawai hotel.
Sambil teriak dan tertawa, Indro mengatakan. “Saya takut kamu entar mati di kamar. Terus, saya yang yang kena jadi saksinya,” kata Indro. Miing kesal tak kepalang. Miing bersaksi, Dono berbeda dengan Indro. Dono adalah sosok yang serius dan sulit diajak komunikasi. Tapi sekali bicara, ternyata enak.
Warkop DKI Selalu Dipadati Penonton
Jakarta, C&R Digital - Pada
masa jayanya, film Warkop DKI tidak hanya ditayangkan di bioskop lokal.
Jaringan bioskop untuk orang kelas menengah ke atas, Bioskop 21,
sering menayangkan film mereka. Tak hanya itu, di kampung-kampung
diadakan layar tancap yang menayangkan film Warkop DKI. Masyarakat pun
berbondong-bondong menontonnya.
“Kami punya kelas penonton sendiri. Semua orang di Indonesia, selalu membicarakan kelompok Warkop DKI,” kenang Indro. Saking tenarnya, Warkop tak putus mendapat undangan ke berbagai daerah di seluruh Indonesia. Kisah yang tidak terlupakan, kenang Indro, saat berkunjung ke Timika, Papua.
Masyarakat di sana memadati lapangan dengan mengenakan koteka. Selama berlangsung dialog lawakan, tak ada satu pun warga yang tertawa. “Kami bingung,” tuturnya. Koteka adalah alat penutup kemaluan untuk pria, yang dibuat dari buah labu. Isi dan bijinya dibuang dan dijemur. Setelah kering, baru bisa dijadikan penutup kemaluan.
“Tiba-tiba Dono berinisiatif. Ia berlari-larian dengan gayanya yang lucu di atas panggung,” kata Indro. Gaya Dono, ditiru Indro, bergoyang dan melenggokkan tubuh sambil tertawa-tawa. “Saya dan Kasino, ikutan juga bergaya kayak Dono. Eh, penonton baru pada ketawa,”sambung Indro.
Panggung Warkop DKI selalu ramai oleh penonton. Kelompok ini, tidak pernah surut karena zaman dan tidak pernah sepi dari kelucuan. Di mana ada Warkop, di situ orang tertawa. Semua tak lepas dari profesionalisme yang diusung mereka. Menurut Miing, di Warkop pembagian kerjanya jelas. Dono bertugas dalam hal hubungan pihak luar. Kasino soal bisnisnya, dan Indro sebagai bendahara dan mengatur hubungan kerja sama.
Tugas Miing mempersiapkan semua perencanaan pementasan Warkop. Termasuk materi guyonannya. Jika ada pementasan di daerah, Miing yang mencari materi yang tepat untuk daerah tersebut. Lawakan Warkop pun pas dengan situasi yang sedang digandrungi. Dari bahasanya sampai pola tingkah serta budaya daerah yang didatangi.
Selama menjadi asisten Warkop, banyak cerita yang mewarnai kehidupan Miing. “Maklum orang desa,” tuturnya. Tak ayal, sang asisten itu kerap jadi korban. “Saya pernah disuruh bawa setrikaan. Kostum yang mereka kenakan saja, pernah saya yang cuci sampai setrika,” sambungnya.
“Kami punya kelas penonton sendiri. Semua orang di Indonesia, selalu membicarakan kelompok Warkop DKI,” kenang Indro. Saking tenarnya, Warkop tak putus mendapat undangan ke berbagai daerah di seluruh Indonesia. Kisah yang tidak terlupakan, kenang Indro, saat berkunjung ke Timika, Papua.
Masyarakat di sana memadati lapangan dengan mengenakan koteka. Selama berlangsung dialog lawakan, tak ada satu pun warga yang tertawa. “Kami bingung,” tuturnya. Koteka adalah alat penutup kemaluan untuk pria, yang dibuat dari buah labu. Isi dan bijinya dibuang dan dijemur. Setelah kering, baru bisa dijadikan penutup kemaluan.
“Tiba-tiba Dono berinisiatif. Ia berlari-larian dengan gayanya yang lucu di atas panggung,” kata Indro. Gaya Dono, ditiru Indro, bergoyang dan melenggokkan tubuh sambil tertawa-tawa. “Saya dan Kasino, ikutan juga bergaya kayak Dono. Eh, penonton baru pada ketawa,”sambung Indro.
Panggung Warkop DKI selalu ramai oleh penonton. Kelompok ini, tidak pernah surut karena zaman dan tidak pernah sepi dari kelucuan. Di mana ada Warkop, di situ orang tertawa. Semua tak lepas dari profesionalisme yang diusung mereka. Menurut Miing, di Warkop pembagian kerjanya jelas. Dono bertugas dalam hal hubungan pihak luar. Kasino soal bisnisnya, dan Indro sebagai bendahara dan mengatur hubungan kerja sama.
Tugas Miing mempersiapkan semua perencanaan pementasan Warkop. Termasuk materi guyonannya. Jika ada pementasan di daerah, Miing yang mencari materi yang tepat untuk daerah tersebut. Lawakan Warkop pun pas dengan situasi yang sedang digandrungi. Dari bahasanya sampai pola tingkah serta budaya daerah yang didatangi.
Selama menjadi asisten Warkop, banyak cerita yang mewarnai kehidupan Miing. “Maklum orang desa,” tuturnya. Tak ayal, sang asisten itu kerap jadi korban. “Saya pernah disuruh bawa setrikaan. Kostum yang mereka kenakan saja, pernah saya yang cuci sampai setrika,” sambungnya.
Warkop DKI, Sempat Diburu Rezim Soeharto
Jakarta, C&R Digital - Dono
juga pernah menjadi mahasiswa penting yang diburu oleh rezim Orde Baru
karena aksinya memasang spanduk bertuliskan "Jantung Soeharto". Selain
dunia akademis dan lawakan, hingga akhir hayatnya Dono, Nanu dan Kasino
tercatat sebagai anggota pencinta alam Mapala UI.
Selain dari lawakan, lewat film-filmnya para personel Warkop meraup kekayaan berlimpah. Dengan honor Rp 15 juta per satu judul film untuk satu grup, maka mereka pun kebanjiran uang, karena tiap tahun mereka membintangi minimal dua judul film pada dekade 1980 dan 1990-an. Kala itu film-film Warkop DKI selalu diputar sebagai film menyambut Tahun Baru Masehi dan Hari Raya Idul Fitri di hampir semua bioskop utama di seluruh Indonesia.
Kelebihan Warkop dibandingkan grup lawak lain, adalah tingkat kesadaran intelektualitas para anggotanya. Karena sebagian besar adalah mahasiswa (yang kemudian beberapa menjadi sarjana), maka mereka sadar betul akan perlunya profesionalitas dan pengembangan diri kelompok mereka.
Ini dilihat dari keseriusan mereka membentuk staf yang tugasnya membantu mereka dalam mencari bahan lawakan. Salah satu staf Warkop ini kemudian menjadi pentolan sebuah grup lawak, yaitu Tubagus Dedi Gumelar alias Miing Bagito.
Selain dari lawakan, lewat film-filmnya para personel Warkop meraup kekayaan berlimpah. Dengan honor Rp 15 juta per satu judul film untuk satu grup, maka mereka pun kebanjiran uang, karena tiap tahun mereka membintangi minimal dua judul film pada dekade 1980 dan 1990-an. Kala itu film-film Warkop DKI selalu diputar sebagai film menyambut Tahun Baru Masehi dan Hari Raya Idul Fitri di hampir semua bioskop utama di seluruh Indonesia.
Kelebihan Warkop dibandingkan grup lawak lain, adalah tingkat kesadaran intelektualitas para anggotanya. Karena sebagian besar adalah mahasiswa (yang kemudian beberapa menjadi sarjana), maka mereka sadar betul akan perlunya profesionalitas dan pengembangan diri kelompok mereka.
Ini dilihat dari keseriusan mereka membentuk staf yang tugasnya membantu mereka dalam mencari bahan lawakan. Salah satu staf Warkop ini kemudian menjadi pentolan sebuah grup lawak, yaitu Tubagus Dedi Gumelar alias Miing Bagito.
Langganan:
Postingan (Atom)
